Kembali ke Daftar Artikel
Pendidikan Karakter Berbasis Barak: Jalan Baru Menuju Generasi Panca Waluya (Bagian I)

Pendidikan Karakter Berbasis Barak: Jalan Baru Menuju Generasi Panca Waluya (Bagian I)

30 June 2025 Berita
Penulis: Budi Rahman Hakim

Pendidikan karakter kembali menjadi isu strategis di Jawa Barat. Di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi-akrab disapa Kang Dedi-program Gapura Panca Waluya diluncurkan sebagai respons terhadap krisis moral, meningkatnya kenakalan remaja, serta menguatnya gaya hidup instan dan konsumtif di kalangan pelajar.

 

Panca Waluya mengusung lima nilai utama: cageur (sehat), bageur (bermoral), bener (jujur), pinter (cerdas), dan singer (terampil). Lima pilar ini bersumber dari filosofi hidup masyarakat Sunda dan kini dikemas menjadi kerangka pembinaan karakter di dunia pendidikan.

 

Dalam pidatonya saat Hardiknas, 2 Mei 2025, Kang Dedi menyebut bahwa pendidikan tidak boleh semata mengejar nilai akademik, tetapi harus memanusiakan manusia. “Sekolah itu jangan hanya mencetak angka, tapi mencetak akhlak,” tegasnya kala itu.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!