Informasi Buku
- Judul Buku: Seri Kanzul ‘Arsy: 111 Sabda Peradaban Dunia – Jilid 1
- Seri: Seri Kanzul ‘Arsy: 111 Sabda Peradaban Dunia
- Penulis: KH. Budi Rahman Hakim, MSW., Ph.D (-Pembantu Khusus ABAH AOS-)
- Bimbingan Spiritual: Hadrotu Syeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Ra. Qs.
- Penerbit: Maktabah Jagat 'Arsy
- Tahun & Tanggal Rilis: 17 September 2017
- Kategori: Fondasi Keheningan Jiwa & Dzikrullah
Ringkasan & Sinopsis
Jilid 1 merupakan pintu gerbang utama dan fondasi mendasar dari seluruh rangkaian Seri Kanzul 'Arsy. Pada bagian pembuka ini, KH. Budi Rahman Hakim, MSW., Ph.D membedah secara mendalam sabda-sabda awal Pangersa Abah Aos Ra. Qs. mengenai hakikat pencerahan batin dan pentingnya mengokohkan kalimat tauhid Laa ilaaha illallah sebagai poros utama kehidupan manusia.
Buku ini mengurai bagaimana kelalaian (ghaflah) dari mengingat Allah menjadi akar dari segala bentuk kekacauan batin dan kerusakan peradaban. Melalui pendekatan tazkiyatun nufus (penyucian jiwa), penulis menjelaskan metode praktis dalam membersihkan karat-karat dosa pada cermin hati agar mampu menerima dan memancarkan cahaya Ilahi. Jilid 1 menuntun murid (salik) serta pembaca umum untuk membangun kesadaran tauhid yang kokoh, menyatukan ketaatan syariat dengan kedalaman hakikat, serta menjadikan dawam dzikir sebagai kompas hidup di tengah riuk-pikuk dan kebisingan era modern.
Poin Pembahasan Utama
- Membuka Perbendaharaan 'Arsy: Memahami hakikat Kanzul 'Arsy sebagai pancaran hikmah spiritual yang diwariskan melalui bimbingan Guru Mursyid Kamil Mukammil.
- Transformasi Dzikrullah: Mengupas pentingnya penerancapan kalimat Laa ilaaha illallah ke dalam dasar qalbu untuk mengikis sifat-sifat tercela (amradhul qulub).
- Penyelarasan Syariat, Tarekat, dan Hakikat: Integrasi harmonis antara amaliah lahiriah dengan keteguhan ikatan batin (rabithah) kepada Syeikh Mursyid demi mencapai keheningan jiwa sejati.
- Kebangkitan Kesadaran Tauhid: Menjadikan kesadaran akan kehadiran Allah (hudhur) sebagai batu pijakan pertama dalam membangun peradaban manusia yang beradab dan berkeadilan.