"Merintis jalan tengah antara dzikir dan pikir, antara spiritualitas dan transformasi sosial."
Budi Rahman Hakim, S.Ag., M.S.W., Ph.D. adalah akademisi, penulis, jurnalis senior, dan pembina spiritual yang bergerak di persimpangan antara studi Islam, tasawuf, kesejahteraan sosial, media, dan pembangunan peradaban. Ia merupakan dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, wartawan senior Rakyat Merdeka Media Group, serta pendiri dan pengasuh Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY di BSD Serpong, Tangerang Selatan.
Lahir di Sindangkasih, Purwakarta, pada 21 Oktober 1976, ia tumbuh dalam lingkungan pesantren dan tradisi keilmuan Islam. Pendidikan awalnya ditempuh di pesantren Persatuan Islam yang dirintis oleh keluarganya. Di sana, ia mendalami dasar-dasar ilmu keislaman klasik seperti nahwu, sharaf, balaghah, mantiq, dan tradisi pembacaan kitab melalui metode sorogan.
Pada 1996, ia melanjutkan studi ke Jakarta dan menempuh pendidikan sarjana di IAIN, kini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ia kemudian memperoleh beasiswa penuh dari Canadian International Development Agency untuk menempuh Bachelor of Social Work dan Master of Social Work di McGill University, Montreal, Kanada.
Pada 2015, ia mengikuti NISIS Sandwich Program di Leiden University, Belanda, dan memperoleh beasiswa doktoral di Tilburg University School of Humanities and Digital Sciences. Di bawah supervisi Prof. Herman L. Beck dan Prof. Jan Blommaert, ia meneliti tasawuf dan tarekat dalam konteks Indonesia modern. Ia meraih gelar Ph.D. dengan disertasi berjudul Actualization of Neosufism: A Case Study of the Tariqa Qadiriyya Naqshabandiyya Pondok Pesantren Suryalaya.
Selain berkarier di dunia akademik, ia memiliki pengalaman panjang dalam jurnalisme, komunikasi politik, dan kebijakan publik. Ia merintis karier sebagai wartawan hingga redaktur di Harian Rakyat Merdeka, kemudian masuk dalam jajaran manajemen dan menjadi salah satu shareholder media tersebut.
Dalam bidang sosial-keagamaan, ia aktif dalam pengembangan Islam sufistik dan pendidikan berbasis nilai. Bersama istrinya, ia merintis Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY sebagai ikhtiar menghadirkan pendidikan Islam yang memadukan spiritualitas, ilmu pengetahuan, kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian terhadap masa depan peradaban.
Tilburg University School of Humanities and Digital Science, Belanda
MORA Scholarship
McGill University School of Social Work, Montreal, Kanada
CIDA Scholarship
McGill University School of Social Work, Montreal, Kanada
Kajian Sosial Tradisional
CIDA Scholarship
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jurusan Komunikasi & Penyiaran Islam
MORA Scholarship
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY
Keraton Kacirebonan & Sumedang Larang
Zawiyah Pusat Roudloh TQN Suryalaya Sirnarasa
Menteri Negara BUMN
Presiden Republik Indonesia
Rakyat Merdeka Media Group
"Merintis jalan tengah antara dzikir dan pikir, antara spiritualitas dan transformasi sosial."
Budi Rahman Hakim, S.Ag., M.S.W., Ph.D. adalah akademisi, penulis, jurnalis senior, dan pembina spiritual yang bergerak di persimpangan antara studi Islam, tasawuf, kesejahteraan sosial, media, dan pembangunan peradaban. Ia merupakan dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, wartawan senior Rakyat Merdeka Media Group, serta pendiri dan pengasuh Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY di BSD Serpong, Tangerang Selatan.
Lahir di Sindangkasih, Purwakarta, pada 21 Oktober 1976, ia tumbuh dalam lingkungan pesantren dan tradisi keilmuan Islam. Pendidikan awalnya ditempuh di pesantren Persatuan Islam yang dirintis oleh keluarganya. Di sana, ia mendalami dasar-dasar ilmu keislaman klasik seperti nahwu, sharaf, balaghah, mantiq, dan tradisi pembacaan kitab melalui metode sorogan.
Pada 1996, ia melanjutkan studi ke Jakarta dan menempuh pendidikan sarjana di IAIN, kini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ia kemudian memperoleh beasiswa penuh dari Canadian International Development Agency untuk menempuh Bachelor of Social Work dan Master of Social Work di McGill University, Montreal, Kanada.
Pada 2015, ia mengikuti NISIS Sandwich Program di Leiden University, Belanda, dan memperoleh beasiswa doktoral di Tilburg University School of Humanities and Digital Sciences. Di bawah supervisi Prof. Herman L. Beck dan Prof. Jan Blommaert, ia meneliti tasawuf dan tarekat dalam konteks Indonesia modern. Ia meraih gelar Ph.D. dengan disertasi berjudul Actualization of Neosufism: A Case Study of the Tariqa Qadiriyya Naqshabandiyya Pondok Pesantren Suryalaya.
Selain berkarier di dunia akademik, ia memiliki pengalaman panjang dalam jurnalisme, komunikasi politik, dan kebijakan publik. Ia merintis karier sebagai wartawan hingga redaktur di Harian Rakyat Merdeka, kemudian masuk dalam jajaran manajemen dan menjadi salah satu shareholder media tersebut.
Dalam bidang sosial-keagamaan, ia aktif dalam pengembangan Islam sufistik dan pendidikan berbasis nilai. Bersama istrinya, ia merintis Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY sebagai ikhtiar menghadirkan pendidikan Islam yang memadukan spiritualitas, ilmu pengetahuan, kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian terhadap masa depan peradaban.
Tilburg University School of Humanities and Digital Science, Belanda
MORA Scholarship
McGill University School of Social Work, Montreal, Kanada
CIDA Scholarship
McGill University School of Social Work, Montreal, Kanada
Kajian Sosial Tradisional
CIDA Scholarship
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jurusan Komunikasi & Penyiaran Islam
MORA Scholarship
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY
Keraton Kacirebonan & Sumedang Larang
Zawiyah Pusat Roudloh TQN Suryalaya Sirnarasa
Menteri Negara BUMN
Presiden Republik Indonesia
Rakyat Merdeka Media Group