Ayat Kunci Sampul — QS. Al-Mu'minun (23): 1–2: “قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ، الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ” — Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya.
Buku Tuntunan Sholat Thoriqoh karya KH. Budi Rahman Hakim, MSW., Ph.D (Abah Jagat) merupakan panduan spiritual mendalam yang memadukan antara rukun syariat sholat lahiriah dengan kedalaman hakikat kerohanian tarekat (thoriqoh). Ditulis di bawah bimbingan Guru Mursyid Hadrotussyeikh Muhammad Abdul Gaos as-Shomadany Saefulloh Maslul Ra. Qs. (Pangersa Abah Aos), buku ini hadir sebagai jawaban bagi setiap salik dan umat Islam yang merindukan kekhusyukan sejati dalam beribadah kepada Allah SWT.
Sholat bukan sekadar rutinitas gerakan fisik dan bacaan lisan, melainkan sarana komunikasi spiritual (mi'raj) seorang hamba beriman di hadapan Sang Pencipta. Buku ini membimbing pembaca untuk mengintegrasikan daya dzikrullah dan rabithah ke dalam setiap rukun sholat, sehingga ibadah sholat mampu memancarkan ketenangan jiwa, membersihkan kotoran batin, serta mencegah perbuatan keji dan mungkar dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tradisi Tarekat Qadiriyah Naqshabandiyah (TQN), kesempurnaan ibadah sholat dicapai tatkala lahiriah sholat yang sesuai dengan ketentuan fiqih menyatu secara harmonis dengan kesadaran batin (hudhur ma'allah). Buku Tuntunan Sholat Thoriqoh menguraikan secara rinci dan terstruktur bagaimana seorang penempuh jalan kerohanian menjaga kekhusyukan sejak saat bersuci (thaharah), mengumandangkan takbir, membaca ayat-ayat Al-Qur'an, ruku', sujud, hingga mengakhiri sholat dengan salam.
Penulis menegaskan bahwa kekhusyukan dalam sholat sulit dicapai apabila hati masih dipenuhi oleh kelalaian (ghaflah) dan keterikatan pada urusan duniawi. Oleh karena itu, keberadaan bimbingan Guru Mursyid Kamil Mukammil serta penanaman kalimat Laa ilaaha illallah melalui talqin dzikir menjadi kunci utama dalam mengheningkan hati dan memfokuskan seluruh perhatian jiwa hanya kepada Allah SWT.
Melalui penyajian bahasa yang komunikatif, sistematis, dan kaya akan hikmah sufi, buku ini sangat cocok dijadikan panduan harian bagi para murid (ikhwan TQN), pengajar keagamaan, serta masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualitas sholatnya dari sekadar kewajiban menjadi kenikmatan kerohanian yang teragung.
Penutup Artikel