Sufi lifestyle dalam tradisi Tarekat Qadiriyya–Naqshbandiyya (TQN) Suryalaya menunjukkan bagaimana praktik spiritual dapat berkontribusi pada ketahanan psikologis, kesehatan holistik, dan kesejahteraan sosial selama pandemi COVID-19. Melalui tawakkul, riḍā, dhikr, muraqabah, serta disiplin hidup sederhana, para pengamal membangun kemampuan untuk mengelola kecemasan, menemukan makna dalam krisis, dan menjaga keseimbangan emosional. Pada saat yang sama, pola makan moderat, aktivitas fisik melalui ibadah, pengaturan tidur, dan pengendalian stres membentuk jalur metabolik yang mendukung kesehatan tubuh dan daya tahan komunitas.
Kajian ini merumuskan dual-pathway model of health resilience, yaitu jalur psikospiritual dan metabolik yang saling memperkuat dalam membentuk ketahanan individu dan masyarakat. TQN Suryalaya juga berfungsi sebagai faith-based social welfare hub melalui manaqib, dzikir berjamaah, konseling spiritual, bantuan material, dan jaringan solidaritas sosial. Temuan ini menegaskan bahwa tarekat dapat dipahami bukan hanya sebagai komunitas religius, tetapi juga sebagai mitra potensial dalam kesehatan masyarakat dan kesejahteraan sosial berbasis komunitas, selama praktik spiritual ditempatkan secara komplementer dengan standar kesehatan berbasis bukti.
Penutup Artikel